Entertainment

Yuk, Tahu Lebih Dalam Tentang Studio Film Besar di Hollywood

Cerita studio film besar Hollywood yang punya karya luar biasa

1.48Kviews

Siapa yang tak suka nonton film keren bikinan studio Hollywood. Penggemar film sejati pasti tahu, kalau film-film ini dibuat studio film. Hollywood sebagai pusatnya film di dunia, pasti punya banyak studio. Dan diantara rumah produksi, beberapa studio film ada yang berumur lebih satu abad.

Sejarah panjang perfilman Hollywood dimulai dari beberapa rumah produksi ini. Tentu saja, untuk bisa menjadi studio film besar harus punya karya besar. Tak jarang, film yang dihasilkan bisa diingat hampir sepanjang waktu. Dari semua studio film, berikut beberapa yang terbesar.

  1. Universal Pictures

Tahun berdiri: 1912

Film terlaris: Jurassic world (2015)

Universal merupakan studio film paling tua di Amerika. Sempat tak tentu nasibnya di tahun awal berdiri, studio ini mulai merilis film tahun 1920. Karakter unik dari Universal Pictures yaitu karya berupa monster, seperti Dracula (1931), Frankenstein (1931), dan The Mummy (1932).

Studio film ini masih bertahan dan tetap menghasilkan karya besar. Di era sekarang, studio ini mendapat sukses besar berkat sutradara Steven Spielberg lewat judul film seperti Jaws (1975) dan Jurassic Park (1993). Selain juga ada Despicable Me, Fast and Furious, Jason Bourne, dll.

  1. Paramount Pictures

Tahun berdiri: 1912

Film terlaris: Titanic (1997)

Merupakan saingan utama Universal Pictures sejak awal muncul. Catatan lain, Paramount merupakan studio film pertama yang menang Academy Award untuk kategori gambar terbaik. Dari era 1930-an sampai 1950-an, Paramount sempat dinilai sebagai yang terbaik.

Paramount sukses lewat beberapa film garapannya, seperti The Godfather (1972), Top Gun (1986), Indiana Jones, dan Star Trek. Franchise lain yang juga sukses yaitu Transformer, Iron Man (dua film pertama), Mission Impossible, Friday The 13th, dan banyak lainnya.

  1. Wald Disney Picture

Tahun berdiri: 1923

Film terlaris: Star Wars: The Force Awakens (2015)

Walt Disney Picture awalnya merupakan bagian dari Disney Brother Cartoon Studio. Rumah produksi ini dikenal lewat karyanya berupa kartun. Sukses di kartun, Disney lalu membuat film live action pertama tahun 1940, dan mulai dirilis tahun 1950-an.

Di 1980-an, Disney membeli studio Touchstone Picture dan Miramax. Beberapa tahun ini, Disney mengakuisisi Pixa (2006), Marvel Studios (2009), dan Lucasfilm (2012). Film andalan termasuk Star Wars (sejak 2015), Pirates of The Carribean, dan semua film Marvel sejak 2012.

  1. Warner Bros

Tahun berdiri: 1923

Film terlaris: Harry Potter and The Deathly Hallows Part 2 (2011)

Warner Bros didirikan empat saudara, Harry, Albert, Sam, dan Jack Warner. Karakter yang paling dikenal dari studio ini yaitu Rin Tin Tin, disusul sejumlah judul film seperti Don Juan (1926) dan lainnya. Lalu dari Little Caesar (1931) dan The Public Enemy (1931), studio ini jadi besar.

Studio ini makin populer dari karakter seperti Bugs Bunny, Daffy Duck, dan kepemilikan DC Comics untuk kategori film superhero. Selain itu juga ada The Matrix, The Hobbit, Harry Potter, Lethal Weapon, Batman, Superman, dan semua karakter dari superhero DC Comics.

  1. Columbia Pictures

Tahun berdiri: 1924

Film terlaris: Skyfall (2012)

Tak seperti studio lain, Columbia Picture lahir dari studio kecil yang biasa memproduksi film dengan budget rendah. Pergantian nama jadi Columbia Pictures membawa peruntungan baru buat studio film kecil ini, meski sempat gulung tikar di era 1970-an.

Columbia lalu meraih sukses dari film seperti Gandi (1982) dan Ghostbuster (1984). Tapi sejak 1989, Columbia resmi jadi bagian Sony. Diantara film garapan studio ini yaitu Spider-Man, Men In Black, Ghostbuster, The Karate Kid, dan juga serial James Bond.

  1. 20th Century Fox

Tahun berdiri: 1935

Film terlaris: Avatar (2009)

20th Century Fox merupakan gabungan dari dua studio film tua, Twentieth Century Pictures (1933) dengan Fox Film Corporation (1915). Studio film ini sukses di era 1950-an lewat judul carousel (1956), dan merupakan pencetus bioskop layar lebar yang dikenal sekarang.

Karya besar yang melibatkan Marilyn Monroe yaitu di film epic Cleopatra (1963). Judul lain yang sukses yaitu planet of the apes (1968) dan yang terbesar star wars (1977). Selain enam film Star Wars pertama, franchise lain seperti X-Men, Home Alone, Die Hard, dan Planet of The Apes.

Source: www.thoughtco.com

 

Leave a Response