Sunday, November 17, 2019
News

Benarkah Ada Hoax Yang membangun?

Pernyataan Bapak Djoko Setiadi selaku Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tentang hoax yang membangun hingga akhirnya meralat pernyataan tersebut hanya sebagai gimmick dan pancingan namun pembahasannya oleh warganet kadung ramai.

312views

 

Kemudahan mengakses informasi dari dunia jejaring sosial media kembali memberikan dampak dua arah bagi para pengaksesnya, yaitu dampak positif dan negatif. Bahkan menurut Djoko Setiadi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan lembaganya akan turut berperan membasmi hoax yang banyak bertebaran di media sosial. “Tentu hoax ini kita lihat, ada yang positif dan negatif. Saya imbau kepada kawan-kawan, putra-putri bangsa Indonesia ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax yang membangun ya silakan saja. Tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa pelan-pelan dikurangi. Hal ini disampaikan Djoko usai dilantik oleh Presiden Joko Widododo Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/1). (Kompas.com)

Hal ini sontak menggemparkan dunia maya dan menjadi perdebatan yang menarik sampai akhinya Bapak Djoko mengklarifikasi pernyataan tersebut di kemudian hari dan menyebutnya sebagai ‘gimmick’ dan ‘sekedar pancingan’. Tanda pagar #hoaxmembangun sempat ramai berkicau di linimasa twitter menurut Spredfast tagar tersebut sudah dicuitkan lebih dari 42.000 kali dan mengundang banyak tanggapan dari warganet.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Bapak Rudiantara mengkonfirmasi bahwa “BSSN tidak bertugas untuk menangani hoax, tapi untuk mendukung keamanan siber.” Terangnya.

Lebih lanjut “Kalau hoax masuk masalah konten. Jadi tugas BSSN tidak terkait hoax. Fokusnya (tugasnya) adalah di masalah keamanan siber, seperti penanganan masalah Wannacry kemarin, atau misalnya ada hacking. Itu yang nangani BSSN,” ungkapnya.

 

Leave a Response